Apalagi saat ini buyer asal India sudah ada di Kendari dan siap membeli hasil perkebunan kacang mete Sultra.

Selain itu, untuk satu kontainer kacang mete, dirinya melibatkan banyak petani, dan mendapat dukungan penuh dari Pemda.

Pasalnya, Pemda di Sultra terus mendorong lahirnya generasi muda, yakni anak-anak milenial untuk lebih memperhatikan sektor pertanian, terutama komoditas perkebunan.

"Saya targetkan di tahun 2022, saya bisa tembus pasar China, dengan mengeskpor 50 kontiner dalam setahun," ungkapnya.

Steven berharap, ekspor di akhir tahun 2021 mampu memberi semangat bagi anak muda di Sultra. Juga menjadi contoh yang baik, sehingga anak muda di Sultra bisa membuktikan bahwa mereka pun mampu menembus pasar internasional.