“Adapun komoditas pertanian yang diekspor hari ini biji mete dengan negara tujuan Vietnam sebanyak 18 ton. Menutup tahun 2021 ini, kendari mengeskpor biji mete dan di awal tahun 2022 juga dibuka dengan ekpor biji mete,” katanya.

Hal ini tentu saja memberikan dampak positif terhadap perekonomian Sultra di tengah pandemi COVID-19, serta selaras dengan program unggulan Kementerian Pertanian yaitu Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks).

Gebyar Ekspor ini menjadi salah satu momentum penting dalam mensinergikan seluruh peran stakeholder, terutama dengan pihak Kepolisian RI sehingga tercipta keamanan dalam melaksanakan pengawasan produk pertanian. (B)

Reporter: Nurdian Pratiwi

Editor: Haerani Hambali