Keputusan itu menjadi titik balik usahanya. Kini, setiap hari Umar bisa meraup penghasilan rata-rata Rp800 ribu. Jumlah tersebut ia manfaatkan untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

“Alhamdulillah, hasil jualan ini bisa saya gunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Apalagi sekarang saya sudah berkeluarga, jadi harus lebih semangat,” ujarnya.

Menu yang ditawarkan Umar cukup bervariasi. Untuk bakso bakar, harganya Rp 10 ribu per tusuk. Sementara pentol kuah dihargai Rp 1.000 per biji, dengan berbagai pilihan isian seperti pentol biasa, pentol tahu, pentol isi telur puyuh, hingga pentol mercon yang pedas.

“Yang paling sering dibeli itu pentol kuah, mungkin karena murah dan banyak pilihan isiannya. Kalau bakso bakar biasanya anak-anak sekolah atau orang yang ingin ngemil,” jelas Umar.

Keberhasilan Umar menarik perhatian para pelanggan. Rani (19), salah satu pembeli, mengaku menyukai cita rasa dagangan Umar. “Saya sering beli pentol di sini, rasanya enak dan kuahnya gurih. Harganya juga murah jadi cocok untuk kantong pelajar,” ungkap Rani.