KENDARI, TELISIK.ID - Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM) tantang Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk mengevaluasi kinerja pemerintah Desa Maperaha Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat, dari tahun 2020-2022.
Pasalnya BPD terkesan diam dan tidak menjalankan fungsi pengawasannya dengan baik sebagai mana tanggung jawabnya itu sendiri. Olehnya itu KPMM menantang dan mendesak BPD untuk mengambil bagian strategis dalam mengevaluasi program usulan dari masyarakat yang dijalankan pemerintah desa.
Menurut Ketua KPMM, Aksan Efendi, berdasarkan investigasi dan survei lokasi yang dilakukan, tidak adanya progres terkait usulan program masyarakat pada saat melakukan Musrembang desa, bahkan pihaknya menduga telah ada penyelewengan anggaran dari pemerintah desa.
Baca Juga: Inflasi Naik Pemerintah Panik
“Makanya kami mengharap dengan tegas respon balik dari BPD bersama masyarakat untuk mengevaluasi usulan dan program selama ini. Kami juga akan dengan terbuka menanyakan laporan pertanggung jawaban (LPJ) sejauh mana progres dan sisa-sisa anggaran dari dana desa," ucap Aksan Efendi saat gelar dialog di Kota Kendari, Selasa (6/12/2022).
