YERUSALEM, TELISIK.ID - Di tengah kegelapan Gaza dilanda perang, sebuah kendaraan lapis baja Israel terbengkalai berubah fungsi menjadi stasiun pengisian daya, memberi listrik bagi warga Tel al-Hawa kini.

Di antara puing-puing kawasan Tel al-Hawa, Gaza City barat daya, sebuah kendaraan lapis baja milik Israel yang ditinggalkan setelah pertempuran kini memiliki peran baru yang tidak terduga.  

Bertirai kain merah dengan tulisan Stasiun Pengisian Daya, kendaraan itu menjadi sumber listrik langka bagi warga yang hidup dalam keterbatasan akibat rusaknya jaringan energi selama konflik berkepanjangan.

Yahya Khazeeq, pria berusia 27 tahun yang baru kembali ke Gaza utara setelah sempat mengungsi ke wilayah selatan, menemukan kendaraan itu saat menyusuri lingkungan tempat tinggalnya yang hancur.  

Rumahnya rata dengan tanah, dan seperti banyak warga lainnya, ia berusaha mencari cara untuk bertahan hidup.