Baca Juga: 5 Pengungsi Tewas dalam Serangan Udara Israel di Gaza, Diklaim Tempat Militan Hamas Sembunyi

Bagi Om Ibrahim al-Jarou, pengungsi yang tinggal di bangunan rusak tak jauh dari lokasi, keberadaan stasiun itu sangat membantu aktivitas hariannya.  

“Sebelumnya saya harus berjalan jauh hanya untuk mengisi daya senter atau ponsel,” tuturnya.  

Sementara itu, Nasser al-Atrash, mantan pegawai pemerintah, menilai proyek tersebut mencerminkan kemampuan kaum muda Gaza dalam berinovasi di tengah keterbatasan.

Khazeeq kini melibatkan pemuda setempat untuk mengoperasikan stasiun tersebut dan berharap layanan dapat diperluas untuk mengisi daya baterai, alat komunikasi, hingga perangkat medis.