Risal menilai keberadaan KNPI sangat penting karena merupakan organisasi kepemudaan yang memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam merancang dan menjalankan program pembangunan berbasis pemuda.

“Kami melihat di daerah lain KNPI sangat aktif. Di Wakatobi justru sebaliknya. Padahal kami punya potensi luar biasa di sektor pariwisata dan kelautan. Kalau KNPI hidup, kami bisa bersama-sama menyusun program nyata, melatih kepemimpinan, hingga mengawal kebijakan daerah yang menyentuh kepentingan pemuda. Sekarang ini rasanya seperti kami tidak punya wakil resmi,” beber Risal.

Dalam pernyataan tersebut, para pemuda menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, DPD KNPI Sulawesi Tenggara diminta segera melakukan evaluasi dan menunjuk caretaker atau tim penyelamat organisasi.

Kedua, segera menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih kepengurusan baru yang sah, representatif, dan memiliki visi kerja yang jelas.

Baca Juga: Muna Road Race Cup I Digelar 4-5 Juli