Eki berharap, pengalaman dalam Wirasena Youth Camp dapat menjadi bekal untuk mengembangkan inisiatif pemberdayaan pemuda di Wakatobi, mulai dari memperluas akses informasi dan literasi, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, hingga membuka ruang percakapan yang sehat mengenai kesehatan mental.
“Saya berharap apa yang saya pelajari selama kegiatan ini tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi. Saya ingin mengembangkan gagasan yang bisa diterapkan di Wakatobi dan melibatkan lebih banyak anak muda untuk berkontribusi bagi daerahnya,” tuturnya.
Bagi Eki, prestasi tidak semestinya berhenti pada pencapaian pribadi atau pengalaman mengikuti kegiatan nasional. Pengetahuan, jejaring, dan gagasan yang diperoleh perlu diolah menjadi program yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Membawa nama Wakatobi ke tingkat nasional bukan hanya tentang memperkenalkan daerah kepada Indonesia. Lebih dari itu, kesempatan tersebut menjadi jalan untuk membawa pulang pengetahuan dan gagasan yang dapat tumbuh bersama masyarakat. (C)
Penulis: Zulkifli Herman Tumangka
