Dalam laman The Clog, Dendy Engelman seorang dermatolog asal New York mengatakan bahwa tes tersebut perlu dilakukan terutama oleh pemilik kulit sensitif.

Hal ini dilakukan untuk melihat apakah produk tertentu menimbulkan reaksi seperti gatal-gatal dan jerawat. Patch test untuk alergi bisa dilakukan di area tertutup seperti bagian lipatan tangan, serta area dekat dengan bagian kulit yang akan diaplikasikan.

Misalnya bila produk akan digunakan pada wajah, patch test dilakukan di area leher. Sedangkan patch test untuk kulit berjerawat bisa dilakukan dengan dengan mengaplikasikan produk di bagian wajah selama satu minggu untuk mengetahui apakah cocok atau tidak.

4. Cobalah satu produk terlebih dahulu

Tidak disarankan mencoba lebih dari satu produk dalam waktu yang bersamaan. Laman The Skin Experiment menjelaskan tujuannya adalah agar lebih mudah mengetahui ketika kulit tidak cocok dengan sebuah produk.