Rekan-rekan alumninya pun kaget mendengar La Usu menjadi korban pembunuhan di Papua. Untuk meringankan beban keluarga korban, rekan-rekannya berinisiatif melakukan penggalangan dana.

"Kita mulai membuka donasi untuk membantu keluarga korban," kata Syahrul, rekan almarhum.

Baca Juga: TNI Amankan 5 Ton Minyak Tanah Jatah Manggarai Yang Hendak Diselundupkan

Kronogis kejadiaanya bermula saat korban, La Usu bersama lima rekannya mengojek, sekira pukul 14.30 Wita. Di Kali Okse, Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang, mereka ditembaki oleh kelompok KST Ngalum Kupel.

Ketiga korban yakni, La Usu, La Aman dan La Ati meninggal dunia. La Aman, ditemukan tergeletak di sungai kecil dengan kondisi kepala tertimpa batu. Kemudian La Usu tergelak di jalan dengan kondisi pergelangan tangan kanan putus dan La Ati ditemukan di samping motornya 15 kilo meter dari TKP setelah pencarian 15 jam lamanya.