Sahabuddin mendengarkan langsung apa yang menjadi tuntutan mereka. Setelah mendengar aspirasi dari pemulung, Sahabuddin bersama para pemulung berjalan kaki menuju Kantor Balai Kota Kendari guna bertemu Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu.
Sahabudin lebih dulu masuk menemui Asmawa Tosepu, hingga akhirnya lima orang perwakilan pemulung tersebut diperkenankan menunggu di depan ruang Wali Kota Kendari.
Penanggung jawab demo solidaritas yang juga sebagai Ketua Persatuan Pemulung Kendari, Misdi mengatakan, dia bersama rekan-rekan pemulung meminta kepada pemkot untuk menghentikan Satpol PP yang melakukan penjaringan gerobak terhadap pemulung.
"Cara-cara yang tidak berperikemanusiaan sudah harus ditinggalkan. Kita sudah ada di zaman era reformasi di mana penghormatan terhadap hak asasi haruslah dijunjung tinggi," tegasnya, Senin (17/4/2023).
Usai diterima dengan baik, Misdi bersama para pemulung membubarkan diri dan menyampaikan hasil pertemuannya dengan pihak pemkot dan Sahabudin.
