BUTON, TELISIK.ID - Aksi unjuk rasa yang disusul laporan kasus dugaan Korupsi KONI Buton di Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton, mendapat tanggapan dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buton, Ledrik Victor T.

Menurutnya, aksi dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, tersebut adalah bentuk dorongan peningkatan kerja terhadap pemberantasan korupsi di wilayah hukum Kejari Buton.

"Terkait dengan laporan soal kasus KONI Buton, adalah hak teman-teman untuk melapor. Namun laporan harus didukung dengan data. Sebab kami tidak bisa menindaklanjuti laporan tanpa data," terang Leadrik melalui pesan audionya, Jumat (10/12/2021).

Kata dia, pihaknya akan mengkroscek kembali data dari lembaga pemeriksa keuangan mengingat kasus tersebut terjadi pada 2017 silam.

"Sepanjang sudah ada hasil pemeriksaan dari BPK atau Apip, maka informasi yang disampaikan bisa ditindaklanjuti. Jadi kami butuh dukungan data," tambahnya.