JAKARTA, TELISIK.ID - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengambil langkah cepat untuk memastikan pencairan dan pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tetap berjalan lancar meskipun terjadi gangguan pada sistem pusat data.

Dalam siaran pers Kemendikbudristek yang dikutip Telisik.id Rabu (3/7/2024), menegaskan bahwa data cadangan penerima dan pendaftar KIP Kuliah aman dan sedang digunakan untuk memulihkan sistem.

Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti, menyatakan bahwa proses pemindahan, pemulihan, dan rekonfigurasi interkoneksi sistem KIP Kuliah dengan sistem lain di pemerintah memerlukan waktu.

“Kami berupaya sesegera mungkin untuk dapat memulihkan layanan KIP Kuliah berdasarkan data cadangan yang kami simpan di pusat data Kemendikbudristek,” ujarnya, dalam keterangan  tertulis.

Pemulihan ini ditargetkan selesai paling lambat pada 29 Juli 2024. Meskipun terjadi gangguan pada Pusat Data Nasional Sementara 2 (PDNS2), pencairan KIP Kuliah untuk mahasiswa tetap menjadi prioritas.