KENDARI, TELISIK.ID - Obesitas adalah permasalahan umum yang terjadi pada masyarakat, termasuk anak-anak. Obesitas atau kelebihan berat badan dapat menyebabkan efek negatif untuk kesehatan.

Menurut WHO, obesitas menyebabkan 10,3 persen kematian dari seluruh kematian di dunia.

Obesitas mempunyai dampak terhadap tumbuh kembang anak, terutama aspek perkembangan psikososial. Anak obesitas berpotensi mengalami berbagai penyakit yang menyebabkan kematian antara lain penyakit kardiovaskular, diabetes melitus, dan sebagainya.

Tidak semua anak yang kelebihan berat badan disebut obesitas. Lemak yang mengumpul di tubuh anak tetap memengaruhi baik dan buruknya proses tumbuh kembang si kecil.

Mengutip Hellosehat.com, dari situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak bisa disebut obesitas ketika berat badannya lebih dari +3 SD grafik pertumbuhan.