Baca Juga: Hamas Sebut Joe Biden Dalang di Balik Penyerangan Israel di RS Gaza
Terasingkan
Dikutip dari Presisi.co, sebagai pencetus gerakan yang melawan negara tempat tinggalnya, Omar kerap mengalami intimidasi dari berbagai pihak pemerintah dan penduduk Israel sendiri. Dia mengaku mengalami intimidasi dan dibungkam oleh pihak pemerintah.
Dia diancam dengan pencabutan hak tinggal di Israel. Dengan pengaruh gerakan BSD yang tersebar di seluruh dunia, Omar kerap melakukan penerbangan luar negeri untuk menyuarakan aksinya. Hal berdampak padanya yang wajib lapor setiap penerbangan sebagai bentuk pengawasan sejak 2016.
Bukan hanya itu, dirinya juga mendapatkan larangan menginjakkan kaki di Amerika Serikat oleh otoritas pemerintah AS. Meskipun pergerakannya terbatas, hal tersebut tidak menjadikannya patah semangat. Dia terus menyuarakan aksinya untuk Palestina. (C)
