Program BPUM senilai Rp 2,4 juta diberikan pada pelaku UKM yang terdampak COVID-19 agar mereka bisa bertahan dan bangkit di masa pandemi ini.

Baca juga: Pemkot Kendari Mulai Gagas Kampung Terang

Wakil Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, meminta pelaku UKM yang belum mendaftar bisa melengkapi berkasnya dan segera mendaftarkan diri.

Meskipun jumlah bantuannya tidak besar, namun ia yakin bantuan itu bisa menjadi penyemangat bagi para pelaku UKM dalam bertahan di masa pandemi.

"Banyak pelaku usaha mikro yang terdampak dengan pandemi ini, tapi masih ada juga yang tetap bertahan, saya yakin dengan bantuan ini bisa menambah semangat mereka untuk mengembangkan usahanya," tuturnya.