Kebijakan penuntasan tenaga honorer menjadi salah satu faktor utama di balik bertambahnya jumlah ASN. Pemerintah menargetkan persoalan honorer selesai pada 2025, sehingga dibuka berbagai skema formasi, mulai dari PPPK Penuh Waktu hingga PPPK Paruh Waktu, untuk mengakomodasi peserta seleksi sebelumnya.
Untuk seleksi CPNS 2024, Zudan menyebut hampir seluruh formasi telah rampung dari sisi administrasi. Dari total 248.721 formasi yang lulus seleksi, sebanyak 184.740 peserta telah menerima surat keputusan, dengan tingkat penerbitan SK mencapai 99,7 persen.
Sementara itu, pada seleksi PPPK Tahap I dengan kebutuhan formasi lebih dari satu juta, sebanyak 689.824 peserta dinyatakan lulus untuk kebutuhan PPPK Penuh Waktu. Dari jumlah tersebut, SK yang telah diterbitkan mencapai 97,86 persen.
Adapun pada PPPK Tahap II, dari formasi yang sama, peserta lulus untuk formasi penuh waktu tercatat 185.535 orang, dengan penerbitan SK mencapai 90,09 persen.
Masih terdapat sisa formasi yang belum terpenuhi, sehingga pemerintah membuka kebutuhan PPPK Paruh Waktu. Total formasi yang diusulkan oleh pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga mencapai sekitar 1,24 juta. Namun, hingga kini, SK yang baru diterbitkan oleh pejabat pembina kepegawaian baru mencapai 23,88 persen atau sekitar 251.961 orang.
