Ia menegaskan bahwa proses tersebut tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa.

"Kita sudah mengajukan kepada Menteri Keuangan mengenai kesiapan anggarannya begitu kan. Nggak bisa ujug-ujug kita umumkan, nggak bisa. Harus tahu kompetensinya," ujarnya, sebagaimana dikutip dari Detik, Sabtu (4/4/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian menjadi kunci dalam menentukan waktu pembukaan CPNS. Pemerintah juga tengah menghitung kebutuhan riil pegawai, terutama untuk menggantikan aparatur yang memasuki masa pensiun dalam jumlah besar dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2026 Diprioritaskan untuk Jalankan Program Prabowo, Berikut Formasi yang Dicari

Hal serupa disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ia mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Maret 2026, pemerintah masih merumuskan skema rekrutmen secara menyeluruh.