"Belum, sedang kita, kita finalkan, kita rumuskan," ujarnya pada Selasa (17/3/2026).

Prasetyo menambahkan bahwa hampir seluruh kementerian telah mengajukan kebutuhan pegawai. Namun, angka pasti formasi belum dapat diumumkan karena masih menunggu sinkronisasi dengan prioritas nasional serta kemampuan anggaran negara.

"Secara umum hampir tadi semua menteri yang hadir sudah menyampaikan kebutuhannya. Tetapi dalam kesempatan pada siang hari ini kami belum bisa menyampaikan angka secara detail karena tadi diskusinya kemudian berkembang ya," lanjutnya.

Selain pernyataan pejabat pemerintah, dokumen resmi juga menunjukkan bahwa proses rekrutmen CPNS 2026 tengah berjalan. Surat Menteri PANRB bernomor B/1553/M.SM.01.00/2026 tertanggal 12 Maret 2026 menginstruksikan instansi pemerintah untuk mengusulkan kebutuhan ASN melalui sistem elektronik. Usulan tersebut harus mempertimbangkan kondisi anggaran, prioritas pembangunan nasional, serta jumlah pegawai yang akan pensiun.

Jika merujuk pada pola tahun sebelumnya, pembukaan CPNS biasanya dilakukan pada paruh kedua tahun. Pada 2024, pendaftaran dibuka mulai 20 Agustus hingga 10 September, sementara pada 2023 berlangsung pada 17 September hingga 6 Oktober. Dengan pola tersebut, seleksi CPNS 2026 diperkirakan akan berlangsung sekitar Agustus hingga September, meski kepastian tetap menunggu pengumuman resmi pemerintah.