Kemenhaj RI menyampaikan bahwa setiap formasi memerlukan kompetensi spesifik agar pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal selama masa operasional haji.
Seleksi dilakukan bertahap mulai dari pemeriksaan dokumen hingga wawancara, yang seluruhnya disesuaikan dengan kebutuhan teknis di lapangan.
Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun Instagram resmi @kemenhaj.ri, terdapat berbagai formasi tenaga kesehatan yang dibuka dalam rekrutmen tahun ini.
Formasi tersebut mencakup tenaga medis hingga tenaga pendukung layanan kesehatan yang akan ditempatkan pada berbagai titik layanan haji.
Pembukaan formasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi jemaah, mengingat kebutuhan kesehatan selama ibadah haji memiliki tantangan tersendiri.
