“Sertifikasi kompetensi ini kami berikan secara cuma-cuma sebagai bentuk apresiasi sekaligus modal bagi para peserta. Kami ingin lulusan magang tidak hanya membawa pengalaman praktis, tetapi juga memiliki bukti formal yang diakui secara luas oleh industri,” ujar Yassierli.

Program Magang Nasional 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pelatihan vokasi bagi lulusan SMA dan SMK di berbagai daerah Indonesia. Pemerintah berharap peserta yang mengikuti program tersebut dapat memiliki pengalaman kerja dan keterampilan yang lebih siap menghadapi kebutuhan industri nasional. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin