KENDARI, TELISIK.ID - Penyakit HIV di Kota Kendari masih terus berkembang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mencatat, jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi HIV sebanyak 8.909 orang sampai Desember 2025.
berdasarkan data Dinkes Kendari, pasien yang positif HIV pada tahun 2020 sebanyak 41 kasus, tahun 2021 sebanyak 108 kasus, tahun 2022 sebanyak 290 kasus, tahun 2023 sebanyak 321, tahun 2024 sebanyak 331 kasus, dan tahun 2025 per oktober sebanyak 230.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kendari, Elfi mengatakan, setiap tahun angka penderita HIV selalu naik. Namun tahun 2025 ini, jika di bandingkan tahun sebelumnya relatif menurun.
"Angkanya turun itu bukan berarti karena sembuh, tapi karena meninggal. Karena kalau penderita HIV jika ia telah terdiagnosis, seumur hidupnya ia harus menerima sebagai penderita HIV dan harus mengkonsumsi obat selamanya. Karena memang belum ada sampai sekarang obat untuk menyembuhkan penyakit itu," ujar Elfi, Senin (15/12/2025).
Ia menyebutkan, jumlah kasus tersebut berasal dari 8 populasi kunci, seperti penderita Tibi, ibu hamil, pasangan gay, waria, pekerja seks komersil, pasangan seks di luar nikah maupun yang sudah nikah (yang telah terkonfirmasi HIV), pengguna narkoba suntik dan orang yang berada di penjara.
