Baca Juga: Kasus HIV di Kendari Terus Meningkat, Dinas Kesehatan Perkenalkan Inovasi Obat Cegah Penularan
Ia mengungkapkan, dari angka kasus yang terkonfirmasi HIV, laki-laki lebih dominan di mana disebabkan karena mobilisasi yang sangat tinggi di banding perempuan, bahkan perilaku seks yang kebanyakan menyimpang.
"Lebih dominan laki-laki dan itu berkisaran di usia 15 sampai 49 tahun, jadi di usia-usia produktif lah bisa dibilang. Tapi kita juga baru-baru ini menemukan bayi yang lahir dari ibu penderita HIV, jadi anak tersebut juga akhirnya menderita HIV karena sang ibu tidak mengetahui bahwa ia telah menderita HIV," bebernya.
Elfi menyampaikan, hotel dan tempat hiburan malam merupakan tempat yang strategis, untuk dilibatkan dalam penanggulangan HIV. Di mana, berdasarkan hasil pengamatan di beberapa wilayah di Indonesia, dapat dilihat dari pemetaan selama ini, jika hotel seringkali dijadikan sebagai tempat transaksi sex secara short time atau long time. Hal ini bisa dibuktikan bahwa tempat hiburan malam memberikan kontribusi dalam angka orang yang terpapar HIV.
"Di Kota Kendari beberapa tempat hiburan malam sebagian besar sudah sangat kooperatif, hal ini juga bisa dibuktikan bahwa tempat hiburan malam memberikan kontribusi dalam angka orang yang terpapar HIV," tambahnya.
