Berdasarkan pemeriksaan dokter yang bertugas di puskesmas tersebut, penyakit kanker yang dialami Irma sudah masuk stadium akhir karena sudah pecah. Sehingga meski dilakukan perawatan, sulit lagi untuk disembuhkan.
"Akhirnya kami membawa pulang untuk melakukan pengobatan orang pintar. Sebenarnya pada waktu itu, kami ingin membawanya ke Rumah Sakit Umum Djafar Harun, namun terkendala dengan biaya, sementar BPJS masih dalam pengurusan. Itupun harus menunggu 15 hari baru kartu BPJS bisa terbit," bebernya.
Rijal berharap, ada uluran tangan para dermawan dan pemerintah daerah serta jajarannya, sehingga penyakit yang diderita Irma bisa mendapat penanganan medis di rumah sakit dan dapat disembuhkan seperti sedia kala.
"Kami berharap ada uluran tangan dari pemerintah daerah dan para dermawan untuk membantu kesembuhan penyakit kakak saya, yang sudah lama terbaring menahan rasa sakit," harapnya.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanggaruru, Arsan mengaku pihaknya telah menyarankan agar dia dibawa ke RS Djafar Harun Lasusua, namun pihak keluarga masih menunggu kartu BPJS.
