"Dan kedua gereja itu memasukan opini mereka. Seperti mengambil beberapa bagian dari Bible , kemudian membuay opini atau cerita versi mereka untuk menyampaikan maksud mereka Tapi dalam banyak kasus, ayat yang mereka ambil bukan seperti itu maknanya," tuturnya.
Carolyn selalu mencari siapa Tuhan yang sebenarnya. Dan pertanyaan itu tidak pernah terjawab ketika dia memeluk agama yang sebelumnya seperti dilansir dari Muslim.trend.com.
Baca Juga: Kisah Wanita Mualaf yang Kini Bangun Masjid
Ketika masih non Muslim, Carolyn bukanlah wanita yang gemar mengonsumi minuman beralkohol dan berperilaku layaknya seorang Muslim tanpa dia sadari. Hingga akhirnya, ada temannya yang mengatakan bahwa perilakunya mirip dengan salah seorang temannya.
"Saya pergi ke Islamic Centre di Fort Walton Beach (Florida, AS) sebulan kemudian. Pada 11 Oktober 2011, saya bersyahadat di depan khalayak umum," ujarnya, dikutip Viva.co.id. (C)
