Dan jika seseorang membaca Alquran (yang merupakan kitab suci umat Islam) dia akan menemukan di dalamnya bahwa Kristus memanggil manusia untuk menyembah satu Tuhan. Dan dia berkata kepada mereka: "Sembahlah Tuhan, Tuhanku dan Tuhanmu" (Qur'an, 5:72). Tuhan ini adalah Tuhan dari orang-orang ini, dan dia adalah Tuhan dari Kristus juga.
"Inilah yang selalu saya rasakan bahwa Tuhan itu Esa, bahwa Yesus adalah Nabi Tuhan dan Utusan Tuhan, tetapi dia bukan Tuhan," kata Vladimir.
Pendeta Vladimir menyebutkan perasaannya saat mendengar adzan pertama kali di Turki sebelum masuk Islam. Dia mengatakan bahwa ia merasakan perasaan khusus ketika mendengar adzan, seolah-olah jiwanya ditarik ke dalam masjid, tetapi dia telah menjadi pendeta ortodoks selama lima belas tahun terakhir, dan telah melayani di gereja yang berbeda.
Baca Juga: Kisah Harun, Pendeta yang Mualaf karena Meragukan Tuhan
"Jadi saya tidak mengikuti jiwa saya saat itu, tetapi hari ini saya pergi ke masjid, saya memutuskan untuk pergi ke Makkah dengan berjalan kaki," ujarnya.
