Kaitannya dengan budaya lokal adalah hal mendasar dan juga relevan dengan bagaimana landasan dasar gagasan pendidikan Indonesia dimasa lalu.
Dalam buku yang dituliskan oleh Pungkit Wijaya berjudul Ki Hadjar Dewantara. Tokoh Pendidikan Nasional selalu menekankan bahwa pendidikan sewajibnya tidak lupa pada yang namanya kebudayaan.
Dari kebudayaan, diharapkan bukan hanya aspek intelektual, tetapi juga nilai moral yang dapat diserap, sehingga pendidikan dapat menggerakkan kesadaran manusia seutuhnya.
Pendidikan karakter dengan elobarosinya pada pembudayaan lokal dapat menjadi sebuah refleksi kembali dalam pengimplementasiannya pada sistem pendidikan nasional hari ini.
Sudah sejauh mana pendidikan karakter diterapkan dalam sistem pendidikan nasional, dan sudah sampai mana penanaman budaya lokal pada kurikulum pembelajaran kita hari ini.
