Baca Juga: Wanita di Negara Ini Dipaksa Jual Diri demi Beli Pembalut, Diganti Pakai Bulu Ayam dan Koran
“Emisi dari gaya hidup miliarder juga sangat berpengaruh. Mereka sering menggunakan jet pribadi dan kapal pesiar yang emisinya ribuan kali lipat dari rata-rata orang,” kata Nafkote Dabi, salah satu analis dari Oxfam.
Laporan tersebut juga menyebutkan bila investasi para miliarder di industri ikut menimbulkan polusi seperti bahan bakar fosil dan semen mencapai dua kali lipat. Mereka masuk dalam kelompok Standard and Poor yang terdiri dari 500 perusahaan.
Menurut Oxfam para crazy rich itu sangat terlibat dalam produksi gas rumah kaca yang tidak proporsional. Sayangnya banyak orang-orang superkaya di dunia itu justru menjadi penentu dalam kebijakan publik. Termasuk isu-isu lingkungan. Untuk itu Oxfam berharap pemerintah di berbagai negara dunia bisa memberikan tekanan pada mereka.
"Tekanan harus diberikan kepada pemerintah terlepas dari seberapa kaya mereka," tulis Oxfam.
