Pada permukaan batu tersebut terdapat ukiran yang sangat menarik perhatian: tulisan kuno dalam bahasa Ibrani dan Arab Kuno yang menyebut nama “Zulkifli”, lengkap dengan gelar kenabian.
Tulisan di batu nisan tersebut diduga kuat merujuk pada Nabi Zulkifli, salah satu nabi yang dikenal dalam tiga agama besar: Islam, Kristen, dan Yahudi. Penemuan ini semakin menarik karena di dalam ruangan itu juga ditemukan gulungan perkamen tua, simbol-simbol keagamaan, serta beberapa peralatan logam yang diperkirakan berasal dari abad ke-6 Sebelum Masehi hingga awal Masehi.
Baca Juga: Kilas Balik Lengkap Nabi Zulkifli, Raja dengan Kekuatan Kesabaran Terus Digoda Iblis
Profesor Dr. Hamid Reza Al-Khatib, seorang ahli sejarah Timur Tengah dari Universitas Al-Azhar, menyampaikan pendapatnya melalui konferensi daring. Ia mengatakan bahwa bentuk pahatan dan simbol pada batu nisan tersebut konsisten dengan gelar kenabian yang dikenal dalam sejarah keagamaan.
“Pahatan pada batu nisan menunjukkan konsistensi dengan gelar kenabian. Ini bisa menjadi awal dari riset baru mengenai jejak para nabi di Asia Timur,” ujar Hamid Reza, seperti dikutip dari Ruang Bicara, Senin (21/4/2025).
