Penemuan makam ini sontak menjadi viral di berbagai platform media sosial, terutama TikTok. Video dan foto lokasi penemuan tersebar luas, dan memancing reaksi publik dari berbagai negara. Banyak netizen mempertanyakan kemungkinan adanya sejarah panjang para nabi yang tidak hanya berada di Timur Tengah, namun juga sampai ke kawasan Asia Timur seperti Tiongkok.
Hingga saat ini, pemerintah Tiongkok belum memberikan pernyataan resmi terkait penemuan tersebut. Pihak Kementerian Kebudayaan Tiongkok hanya menyampaikan bahwa proses verifikasi masih berjalan, dan laporan resmi baru akan dirilis setelah penelitian lapangan selesai.
“Kami masih menunggu laporan lengkap dari tim peneliti, termasuk hasil analisis struktur dan artefak yang ditemukan,” demikian pernyataan singkat perwakilan Kementerian melalui media lokal.
Sementara itu, sejumlah peneliti lokal dan sejarawan internasional telah mulai melakukan penggalian lanjutan dan pencocokan data di lokasi temuan. Fokus utama penelitian saat ini adalah untuk memverifikasi usia artefak, jenis tulisan, serta hubungan artefak dengan sejarah agama-agama Samawi.
Menariknya, meski terdengar mengejutkan, catatan sejarah menunjukkan bahwa hubungan antara Tiongkok dan dunia Islam telah berlangsung selama ribuan tahun. Hadis populer dalam literatur Islam menyebutkan, “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina,” yang menandakan bahwa wilayah ini telah dikenal umat Islam sejak awal perkembangan agama tersebut.
