Klasifikasi ulang ini memberikan dampak besar pada pemahaman mengenai cabang keluarga manusia. Jika sebelumnya Homo erectus dianggap sebagai garis utama manusia purba di Asia, kini penelitian menunjukkan bahwa terdapat percabangan lebih awal yang memperkaya pemetaan sejarah manusia.

Fosil Yunxian 2 bahkan membuka kemungkinan bahwa manusia modern memiliki nenek moyang lebih beragam di Asia daripada sekadar Homo erectus.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan juga menyusun ulang pohon keluarga Homo yang lebih komprehensif. Mereka menemukan bahwa banyak fosil manusia Pleistosen Tengah dari Asia termasuk dalam kelompok Homo longi.

Baca Juga: Era Baru Dimulai, Robot Humanoid Tempuh Pendidikan Mahasiswa Doktoral di Akademi Teater China

Dengan begitu, garis keturunan ini dianggap memiliki hubungan paling dekat dengan manusia modern, memberikan pemahaman baru tentang percampuran genetik di masa lalu.