Untuk itu, ia mengharapkan agar para guru di Muna Barat yang telah mengikuti metode gasing, dapat memberikan dan mengajarkan ke guru lainnya untuk menerapkan metode itu terhadap murid.
"Dengan begitu, pengoperasian aritmatika mudah tersebar ke seluruh murid," ungkap Bahri.
Bahri katakan, metode gasing membuka peluang bagi guru-guru di Muna Barat untuk mengajarkan metode gasing di luar daerah, serta dapat meningkatkan performa kecerdasan matematika bagi pelajar.
"Sehingga dalam pengoperasian aritmatika mulai dari penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian bisa meningkat," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Lawa, La Ode Kaidati mengatakan, proses pelatihan aritmatika melalui metode gasing ini dilaksanakan selama 15 hari, saat ini telah memasuki hari ke-9 dengan tingkatan level pembelajaran yang selalu meningkat.
