.jpeg)
“Kehormatan itu jatuh, nama Wakatobi di mata Indonesia dan dunia jatuh,” kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Tenggara itu, Minggu (26/2/2023).
Pemberhentian rute penerbangan tersebut disinyalir karena masalah negosiasi pemerintah dengan pihak maskapai terkait harga dalam menyetujui subsidi di harga batas atas tiket.
“Menurut saya Lion itu bukan jaminan subsidinya, sebetulnya keprihatinan dan keberpihakan pemda untuk mendukung penerbangan itu,” tambah mantan Bupati Wakatobi tersebut.
Ia merasa ada yang salah dengan pemberhentian aktivitas bandara yang dibangun di masa jabatannya tersebut, karena Pemda Wakatobi sebetulnya sangat mampu untuk membayar subsidi meskipun harganya terbilang tinggi.
