Program ini dilaksanakan Tim Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program BIMA, bekerja sama dengan Program Studi S1 Farmasi Universitas Pelita Ibu, Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo Kendari, dan Puskesmas Abeli.

Melalui kegiatan tersebut, kader mendapatkan pembekalan mengenai literasi obat dan kepatuhan minum obat, sekaligus pemahaman mengenai batas kewenangan kader dalam mendampingi pasien.

Ketua Tim Pengabdian, Apt. Muh. Ramadhan Salam, S.Farm., M.Pharm.Sci., mengatakan kader memiliki peran penting dalam membantu pasien menjalankan pengobatan secara lebih teratur, terutama melalui pendampingan di lingkungan masing-masing.

“Kader tidak menggantikan peran tenaga kesehatan, melainkan berperan membantu mengingatkan, mengedukasi, memantau, mencatat, dan melaporkan masalah kepada petugas Puskesmas,” kata Ramadhan.

Untuk mendukung peran tersebut, kader diberikan pelatihan teknis penggunaan pill card, pill box beralarm, pengisian logbook pendampingan, serta alur pelaporan. Pelatihan juga dilengkapi dengan simulasi pendampingan pasien dan keluarga.