"Kota Kendari saat ini butuh pemimpin yang berjiwa mudah, enerjik untuk membawa perubahan ke arah kesejahteraan masyarakat. Semua program pembangunan harus ada landasan hukumnya berupa perda," jelasnya.
Pengamat Politik asal Sulawesi Tenggara, M Najib Husain mengungkapkan, Pilkada 2024 semua figur punya kans atau peluang yang sama termasuk Abdul Rahman.
"Sekarang tinggal bagaimana lobi yang dilakukan Abdul Rahman untuk meyakinkan partai partai politik, atau kah dia berani masuk jalur independen dan peluang itu ada," ucap Najib. (B)
Penulis: Musdar
Editor: Kardin
