Sulaeman mengatakan, saat dibawa ke rumah kepala desa, P juga diduga mengalami pengeroyokan oleh sejumlah warga.

"Habis itu si P diajak ke rumahnya pak desa. Menurut informasi dia diamankan di situ, tapi dia mendapatkan penganiayaan oleh warga sipil dan satu orang yang diindikasikan sebagai anggota TNI," ujarnya.

Setelah berada di rumah kepala desa, P kembali dianiaya oleh oknum TNI. Sulaeman menyebu penganiayaan terjadi di tiga titik berbeda di dalam rumah kepala desa.

"Ada tiga titik tempat penganiayaan, yakni di ruang tamu, ruang tengah, dan di dalam kamar," katanya.

Selain pengeroyokan, pihak keluarga P juga melaporkan dugaan pengrusakan dan pembakaran sepeda motor milik korban.