KENDARI, TELISIK.ID - Kehadiran Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di perusahaan tambang di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, tidak hanya meresahkan warga, tapi juga pekerja lokal.
"TKA di sana mendapatkan perlakuan istimewa dibanding para pekerja lokal, termasuk di bagian pekerjaan kasar," kata salah seorang mantan karyawan PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) yang menolak identitasnya dipublikasikan, Senin (4/5/2020).
Kepada Telisik.id dia mengungkapkan, selama bekerja di VDNI satu tahun dua bulan, dari 2017-2018, dirinya melihat ada perlakuan khusus bagi TKA, bahkan gaji mereka lebih tinggi dibanding tenaga kerja lokal, mungkin karena mengikut aturan di China dan mata uang yuan China.
"Mereka dapat gaji besar dibanding kami, padahal pekerjaan kita sama. Belum lagi tempat tinggal (mess) dan makan para TKA ini ditanggung. Sedangkan pekerja lokal hanya makan saja ditanggung, tempat tinggal cari sendiri padahal kita ini juga dari luar daerah," tambahnya.
Baca juga: Soal KTP Palsu Mr. Wang, Lurah Bende Anggap Ada Permainan
