Operasi bertujuan menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam merayakan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 serta terhindar dari wabah COVID-19.

Terwujudnya situasi dan kondisi Kamtibmas yang aman, kondusif dan terkendali, tidak terjadi gelombang 3 penyebaran COVID-19. Jumlah gereja yang akan diamankan selama pelaksanaan operasi sebanyak 3.552 gereja.

Baca Juga: Peringati Hari Amal Bakti Ke-76, Kemenag Kolut Beri Penghargaan Siswa Berprestasi

Jumlah pos pengamanan sebanyak 59 pos, pos pelayanan sebanyak 37 pos dan pos terpadu sebanyak 19.

"Semua operasi itu berjalan aman dan lancar. Berikut fokus kami adalah bencana alam. Sedangkan COVID-19 sudah menjadi tanggung jawab kita bersama," tutupnya. (C)