Penilaian sangat istimewa tersebut, menurut Anies, karena Cak Imin sangat menjaga marwah debat dengan menyampaikan substansi secara jelas tanpa banyak atraksi.
“Tidak perlu banyak atraksi karena memang substansinya sudah bagus. Kalau substansinya lemah, nah baru atraksi itu dipakai untuk menutupi kelemahannya,” jelas mantan Menteri Pendidikan ini.
Sementara dari kubu Gibran, meski mendapat sorotan negatif dari publik terkait sikap mengabaikan etika saat debat keempat, meminta publik tetap fokus pada gagasan yang disampaikan putra sulung Jokowi.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Eddy Soeparno, menilai Gibran paling menguasai materi debat dibanding Cak Imin dan Mahfud.
“Saya lihat di antara ketiga itu tentu Mas Gibran yang paling cepat memahami permasalahan, paling jelas dan paling lugas menjawabnya. Segala pertanyaan yang diajukan mas Gibran itu bisa dijawab secara tepat, secara jelas,” kilah Eddy kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/1/2024).
