KENDARI, TELISIK.ID - Perebutan kursi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra dengan dua calon, yakni petahana La Mandi dan penantang Anton Timbang terus jadi sorotan.

Keduanya akan saling merebut suara pemilih pada Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Sultra yang rencananya akan dihelat pada 11 Januari 2021 mendatang.

Sebagai petahana, La Mandi yang telah menduduki jabatan Ketua Kadin Sultra selama lima tahun tentu memiliki beban lebih besar. Pasalnya, mau tak mau harus dievaluasi yang dikerjakan selama ini.

Melihat perkembangan itu, Pengamat Ekonomi dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Syamsir Nur menilai, selama ini Kadin Sultra belum mampu hadir menjadi mitra strategis Pemda Sultra untuk mengurai permasalahan ekonomi, khususnya di bidang industri dan perdagangan.

Padahal, kata dia, seharusnya peran Kadin sebagai mitra strategis Pemda harus dapat memberikan solusi terkait masalah-masalah yang ada.