“Dari 579.704 siswa lulusan SMP/MTs negeri dan swasta di Jawa Timur, baru 424.631 siswa yang sudah melakukan entry nilai rapor melalui sistem PPDB. Dari jumlah tersebut, masih ada 30,66 persen siswa belum melakukan pengambilan PIN,” jelasnya.
Baca Juga: Ultah Muna Barat Jatuh Pada 23 Juli, Ibu Kota Menjadi Laworoku
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi mengatakan, masih ada 2.144 siswa yang salah berkas, seperti KK yang diunggah tidak terbaca atau buram, Kartu Keluarga (KK) yang diunggah kurang dari satu tahun. Serta lokasi rumah yang di titik oleh siswa tidak sama dengan alamat KK.
“Perlu diketahui, daya tampung SMA/SMK di Jawa Timur tahun 2022 sebanyak 221.569 anak atau 38,22 persen dari jumlah lulusan SMP/MTs. Sementara proses PPDB tahap pertama akan dimulai pada tanggal Juni 2022, mulai pukul 01.00 hingga 21 Juni pukul 23.59 WIB, dengan tahapan afirmasi (15%), perpindahan tugas orang tua (5%), dan prestasi lomba (5%),” tandas Pj Sekdaprov Jawa Timur ini. (B)
Penulis: Try Wahyudi Ari Setyawan
