Di tengah kondisi tersebut, sejumlah warga juga mulai menjual pertamax secara eceran meskipun harganya relatif mahal. Hal ini menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang kesulitan memperoleh bensin.
Kesulitan mencari bensin eceran turut dirasakan warga yang membutuhkan BBM untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Salah seorang warga Kendari, Lati, mengatakan dirinya kesulitan mencari bensin eceran, terlebih ketika antrean di SPBU cukup panjang.
Ia mengaku kerap mencari bensin di kawasan Tunggala hingga di depan kampus Universitas Halu Oleo (UHO), tetapi sering kali kehabisan.
Ia mengaku beberapa kali hampir harus mendorong sepeda motornya karena kehabisan bensin di tengah perjalanan.
