Sementara itu Kepala BBI Wawotobi Kabupaten Konawe, Marwan Akbar Marzuki mengungkap, belajar dari puluhan tahun mengolah pertanian selalu dicecoki dengan bahan kimia, di mana sifat bahan kimia itu semakin lama semakin menguruskan hara tanah dan menfiksasi unsur tanah.

"Sehingga tidak baik untuk kedepannya, karena lama-lama tanah akan kehilangan kesuburan alaminya," ungkapnya.

Marwan menambahkan, biosaka itu formulanya adalah bagaimana mencari tanaman-tanaman rerumputan di sekitar area perkebunan atau persawahan, dengan syarat tidak lebih 20 kilometer dari wilayah perkebunan dan persawahan.

"Yang bagus itu ambil rumput di sekitar pematang-pematang sawah dengan 5 jenis rumput yang berbeda dengan syarat rumput juga, tidak boleh lobang-lobang pada daunnya, dan rumput yang masih segar," jelasnya.

Lanjut Marwan, ketika rumput sudah terkumpul simpan dalam eber atau baskom lalu disiram air sekitar 2 gayung, lalu semua rumput diremas dan diputar 1 arah melawan jarum jam dari kanan ke kiri selama beberapa menit.