"Setelah itu dilakukan pengetesan dengan menggunakan alat TSM yang berfungsi untuk mengukur kandungan homogenitas air," ujarnya.
Ketikan kandungannya bagus itulah yang dipakai untuk menyemprot tanaman yang ada, serta untuk menyemprot itu jangan dikasih kena langsung tapi dengan cara diembunkan.
Marwan mengungkap, untuk tahun ini pihaknya akan melakukan percontohan sawah satu hektare dengan menggunakan biosaka, untuk bisa membandingkan mana yang bagus menggunakan biosaka dan tidak menggunakan biosaka.
"Untuk sosialisasi penggunaan biosaka ini baru diinternal Kementerian Pertanian, makanya kami melakukan percontohan ini supaya petani yakin untuk bisa menggunakan biosaka ini," jelasnya.
