BAUBAU, TELISIK.ID - Bulan suci Ramadan masih terbilang jauh. Namun rombangan pengemis sudah mulai banyak terlihat di tengah Kota Baubau.

Ironisnya, para pengemis yang kerap beraksi di setiap simpang traffic Light (lampu merah) kota itu, kebanyakan masih anak-anak bahkan terbilang bocah.

Seperti dua pengemis yang kerap nongkrong di simpang empat lampu merah, jalan Betoambari, lorong PK. Setiap hari, kedua anak itu terlihat duduk di taman jalan menunggu para dermawan yang berbelas kasih kepada mereka.

Bermodalkan karung beras bekas dan pakaian compang-camping, keduanya terlihat sangat membutuhkan uluran tangan.

Ketika tim Telisik.id mencoba menggali informasi terkait identitas kedua pengemis itu, mereka tak mau berbicara. Bahkan nama mereka tak ingin disebutkan.