Hal ini dikarenakan keseharian Tini yang juga sebagai pemulung di kolong Jembatan Penyeberangan Panaragan, Kota Bogor.
"Kalau cek itu, kalau saya sih masih cenderung dari orang jatoh dompet atau segala macem. Dia kan pemulung juga, yang pernah kita amankan waktu itu kita evakuasi di jembatan Panaragan itu," kata Kabid Rehabilitasi Dinsos Kota Bogor, Dody Wahyudin.
Dari pengakuan pengemis Ibu Tini dilansir dari Tribunjatim.com, ia mengaku jika harta tersebut adalah warisan dari Soekarno. Dody Wahyudin menjelaskan bahwa gelandangan Ibu T sulit diajak komunikasi karena diduga mengalami gangguan jiwa.
Baca Juga: Virgoun Beberkan Alasan Selingkuh Ingin Cari Kenyamanan di Luar, Ngaku Cuma Khilaf
"Ngomongnya enggak nyambung, kadang katanya warisan Soekarno, kadang ah enggak nyambung aja," kata Dody Wahyudin.
