"Untuk sementara penyebabnya karena korban gas-gas full (geber-geber) mobilnya kemudian mengemudi zigzag sehingga para pengendara motor tersinggung," kata Nurtjahyana saat dihubungi Sabtu (14/11/2020).

Terkait pengemudi mobil yang menodongkan senjata api kini masih didalami. "Masih didalami juga karena pada saat diperiksa tidak ditemukan senpi dan tidak mengaku," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, geng motor kembali berulah di Kota Makassar. Mereka melakukan pengrusakan hingga penganiayaan terhadap seorang pengendara mobil.

Baca juga: Rumah Adik Rusman Emba Diserang, Satu Korban Pembusuran Dirujuk di Kendari

Parahnya lagi, mereka melakukan aksi brutal itu tepat di samping Kantor Polsek Rappocini, Jumat (13/11/2020) dini hari.