Ia mengatakan, setelah fondasi mesin dan trafo di Pulau Binongko rampung, kemudian mesin akan bergeser dari Makassar dan didistribusikan ke Pulau Kaledupa dan terakhir ke Pulau Binongko.

Penanggung jawab PLTD Binongko, Alan, mengungkapkan, pembahasan listrik dengan Pemda Wakatobi telah lama dilakukan. Sebelumnya Pemda Wakatobi akan memberikan bantuan berupa bahan bakar. Namun PLTD Binongko, dengan berbagai pertimbangan dari sisi teknis, itu tidak bisa dilakukan. Karena mesin yang tersedia saat ini tidak mampu beroperasi dengan baik jika dipaksakan 24 jam.

"Awalnya pemda akan memberikan bantuan berupa bahan bakar mesin. Tapi, kalau dilihat dari sisi teknis, itu tidak bisa dilakukan," ujarnya kepada Telisik.id, Senin (30/5/2023) malam.

Melihat kondisi itu, Pemda Wakatobi melakukan pengadaan mesin listrik baru untuk PLTD Binongko, sebagai solusi merealisasikan listrik menyala 24 jam.

Baca Juga: Dua Pulau di Wakatobi Segera Dialiri Listrik 24 Jam