KENDARI, TELISIK.ID – Rencana pemerintah dalam memperkuat kendaraan berlistrik tampaknya semakin nyata. Hal ini dapat dilihat dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022.

Dalam inpres itu, presiden menginstruksikan untuk mengalihkan kendaraan dinas pemerintahan pusat sampai daerah menjadi kendaraan bertenaga listrik.

Hal ini tentunya akan berdampak kepada Hyundai sebagai salah satu perusahaan yang memproduksi mobil listrik. Hyundai telah mengembangkan produk mobil listriknya dalam dua varian, Loniq dan Kona yang telah dirilis sejak awal 2022 lalu.

Branch Manager Hyundai Kota Kendari, Yarid Barthimeus mengatakan, baru ada 3 pengguna mobil listrik Hyundai di Sulawesi Tenggara, 2 orang dari Kendari, dan seorang dari luar daerah. Mereka antara lain adalah pejabat daerah dan pimpinan salah satu perusahaan tambang.

Meskipun saat ini penggunanya masih sedikit, Yarid optimis dengan masa depan mobil listrik Hyundai di Indonesia. Pasalnya, beberapa kepala daerah telah memesan dan sedang mendata dinas dan instansi pemerintahan yang membutuhkan pengadaan mobil listrik.