Untuk meningkatkan penggunaan QRIS di Kota Kendari Bank Indonesia meminta Pemda Kota Kendari membuat surat edaran kepada pelaku usaha, penyelenggara sekolah dan masjid serta ASN melaksanakan transaksi non tunai.
Baca Juga: Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Provinsi Sulawesi Tenggara Rampung Oktober Nanti
"Harapannya kabupaten lain akan mencontoh sini (Kota Kendari) karena Kendari ini sampai saat ini masih nomor satu non tunainya, satu-satunya Pemda digital yang sudah tercatat dipusat," tutupnya.
Sebagai tindak lanjut, Bank Indonesia akan bekerja sama dengan Pemda Kota Kendari melatih pelaku usaha mengelola QRIS dan mengedukasi para pelanggarannya.
Sementara itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengaku, pemerintah Kota Kendari siap mengoptimalkan penerapan QRIS dengan mulai menerapkan disejumlah sektor seperti sekolah, rumah ibadah khususnya masjid.
